BULU
TANGKIS
Peraturan Badminton / Bulu
Tangkis
Jumlah
pemain ganda yang terdaftar sebanyak 32 pasangan. Pemain ganda dibagi dalam 8
grup. Setiap grup diurut berdasarkan peringkat terdiri dari 4 pasang, dari yang
tertinggi sampai terbawah (Lihat tabel 1 & 2 di atas).
Jumlah pemain
tunggal yang terdaftar sebanyak 20 orang. Pemain tunggal dibagi dalam 5 grup.
Setiap grup diurut berdasarkan peringkat terdiri dari 4 pemain, dari yang
tertinggi sampai terbawah (Lihat tabel 3 di atas).
Perhitungan
dengan system really point sampai angka 21
Babak
penyisihan tunggal dan ganda dilakukan dengan two winning set.
Setiap pasangan
dalam masing2 grup bermain 6 kali pada babak penyisihan. Penentuan siapa yang
maju ke babak berikutnya ditentukan berdasarkan point yang didapat pada setiap
game.
Khusus untuk
tunggal: 3 pemain urutan kedua dengan point tertinggi dalam babak penyisihan,
akan dimasukkan dalam babak 1/4 final karena diperlukan 8 pemain.
Perhitungan
point akan direkam dan dihitung dengan menggunakan software khusus.
Setelah babak
penyisihan ganda selesai, dilanjutkan dengan penyisihan tunggal dengan metode
yang sama.
Tahap
berikutnya adalah permainan sistem gugur.
Babak 1/8 final
untuk tunggal ditiadakan dan langsung ke ¼ final.
Skema dalam
babak seperdelapan final diatur sebagai berikut:
Perkiraan waktu
:
2 jam untuk
penyisihan
30 menit untuk
sistim gugur pertama (1/8),
30 menit untuk
sistim gugur kedua (1/4),
30 menit untuk
sistim gugur ketiga (1/2) dan
40 menit untuk
final.
13. Total waktu
untuk badminton 6,5 jam
14. Pemanasan
harus sudah dilakukan sebelum masuk lapangan supaya pertandingan sesuai dengan
alokasi waktu yang tersedia.
15. Jadwal
pertandingan dapat dilihat pada tabel 3, sementara skema pertandingan
dilampirkan di bawah.
Teknik Dasar Permainan Bulu
Tangkis
1.
a. Cara Memegang Raket Pegangan raket ada tiga macam, yaitu:
Pegangan
forehand (pegangan dasar) Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara
mendirkan raket yang sisinya tegak dengan lantai Pegangan ini hampir sama
dengan posisi tangan sedang bersalaman.
Pegangan backhand Pegangan ini dapat di peroleh dengan
jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehand.
Pegangan pukul kasur/Amerika Cara pegangan ini adalah mula-mula
raket diletakkan secara mendatar di atas lantai. Kemudian ambil dan peganglah
raket pada pegangannya, sehingga bagian tangan antar ibu jari dan jaritelunjuk
menempel pada bagian permukaan yang lebar.
1. b. Teknik Pukulan
Teknik pukulan
adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan bulitangkis dengan tujuan
menerbangkan shuttlecock ke lapanagn lawan. Terdapat macam-macam teknik dasar
pukulan dalam permainan bulutangkis, yaitu:
Pukulan Servis : Pukulan servis merupakan pukulan
degan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan secara
diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan servis,
yaitu:
Pukulan servis
pendek
Pukulan servis
panjang
Pukulan servis
mendatar
Pukulan servis
cambuk
2. Pukulan Lob : Pukulan lob adalah pukulan dalam
permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi
mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Pukulan lob dapat
dilakukan dengan dua cara, yaitu:
Overhead lob, yaiutu pukulan lob yang dilakukan dari atas
kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang.
Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari
bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di
lambungkan tinggi ke belakang.
Ada lima partai
yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:
Tunggal putra
Tunggal putri
Ganda putra
Ganda putri
Ganda campuran
UKURAN LAPANGAN BULU TANGKIS UNTUK PARTAI TUNGGAL
Panjang ukuran
lapangan bulu tangkis standar internasional: 11,88 meter
Lebar ukuran
lapangan bulu tangkis standar internasional: 5,18 meter
Luas ukuran
lapangan bulu tangkis standar internasional: 61,5384 m2
Ukuran tinggi
tiang net: 1,55 meter
Ukuran tinggi
atas net: 1,52 meter
Ukuran dari
jarak net hingga garis service: 1,98 meter
Ukuran jarak
dari garis service hingga ke bagian sisi lapangan luar: 3,96 meter
UKURAN LAPANGAN BULU TANGKIS
UNTUK PARTAI GANDA
Panjang ukuran
lapangan bulu tangkis standar internasional: 13,40 meter
Lebar ukuran
lapangan bulu tangkis standar internasional: 6,10 meter
Luas ukuran
lapangan bulu tangkis: 81,74 m2
Ukuran tinggi
tiang net: 1,55 meter
Ukuran tinggi
atas net: 1,52 meter
Ukuran dari
jarak net hingga garis service: 1,98 meter
Ukuran jarak
dari garis service hingga ke bagian sisi lapangan luar: 4,72 meter
Perlengkapan
1. Lapangan
Lapangan
bulutangkis dapat dibuat dengan mudah, di mana saja, sejauh tersedia ruangan
seluas kira-kira 12 X 20 meter. Di tempat terbuka tentu saja diupayakan agar
gangguan angin tidak terlalu besar, sedangkan bila di ruang tertutup, atap
bangunannya sebisa mungkin di atas delapan meter agar shuttlecock yang tengah
dimainkan tidak sampai terganggu.
Di Indonesia,
di kampung-kampung lapangan bulutangkis banyak didirikan di atas tanah, semen
cor, atau aspal. Namun, di gedung olahraga biasanya sudah berupa semen yang
dilapisi vinyl atau kayu lantai. Di lapangan yang diakui secara internasional
digunakan karpet yang terbuat dari karet keras, namun elastis.
Lapangan
bulutangkis ber-ukuran 610 X 1340 cm, yang dibagi dalam bidang-bidang, masingmasing
dua sisi berlawaan. Ada garis tunggal, ada garis ganda, ada ruang yang memberi
jarak antara pelaku dan penerima servis.
2. Net
Di
tengah-tengah lapangan ada net yang tingginya 155 cm. Net merupakan pembatas
berupa jaring yang membentang antara dua bidang permainan yang diikatkan pada
tiang. Tiang itu haruslah kukuh, sehingga net yang dibentangkan tidak akan
turun bila ditarik kencang agar lurus. Tinggi net di tengah-tengah lapangan,
haruslah 152 cm dari permukaan lapangan.
3. Shuttlecock
Shuttlecock
yang di Indonesia lazim disebut kok, biasanya terbuat dari bulu angsa buatan
pabrik, umumnya sudah memiliki standar yang ditentukan IBF. Berat kok sekitar
5,67 gram. Bulu angsa yang menancap di gabus yang dibungkus kulit berwarna
putih berjumlah antara 14-16 buah, dan diikat dua tali agar tidak mudah lepas.
Jenis inilah yang selalu dipakai untuk kejuaraan resmi. Di luar negeri banyak
pula digunakan kok dari karet, baik untuk gabus maupun bulunya. Bentuk, ukuran,
dan besarnya harus sama dengan kok yang terbuat dari bulu angsa, namun umumnya
kok plastik hanya dipakai untuk latihan saja.
Kok yang bagus
adalah kalau dipukul dengan raket dengan tangan di bawah pinggang meluncur
dengan lurus, tanpa gerakan ke arah kiri atau kanan saat mengudara. Para pemain
tingkat internasional sering mencoba kok dengan memukul ke ruang di balik
netnya. Bila dipukul dengan tangan mengayun dari bawah, kok yang baik akan
mencapai kira-kira di tempat yang sama dengan pelaku servis.
4. Raket
Raket pada masa
lalu, sampai tahun 1970-an, masih dikenal raket yang baik gagang maupun kepala
(daunnya) terbuat dari kayu, sekarang umumnya dibuat dari bahan grafit,
meskipun masih ada yang dibuat dari bahan aluminium atau besi ringan. Bentuknya
cuma beraneka macam, tetapi yang nge-trend sampai dengan tahun 2002 adalah yang
umumnya dipakai pemain pelatnas. Semakin mahal harganya maka semakin enteng dan
kuat raket itu.
Raket ini
memiliki jaring yang dibuat dari senar (string), berupa tali plastik sintetis.
Senar yang baik adalah senar yang bisa dipasang sekencang-kencangnya tetapi
tidak mudah putus, agar raket dapat memantulkan kok yang dipukul dengan kencang
atau cepat. Raket ini biasanya dibungkus dalam tas raket yang dapat memuat
sampai kira-kira enam buah raket.
5. Senar
Mungkin salah
satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis
adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap
berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar
berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb.
Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
6. Sepatu
dan Pakaian
Seperti atlet
lain pada umumnya, setiap pemain bulutangkis memiliki perlengkapan utama dan
tambahan ketika tampil di sebuah permainan atau pertandingan. Baju, celana,
sepatu tergolong asesori utama, sedang ikat tangan, ikat kepala, pengaman lutut
bisa disebut tambahan.
SEJARAH BULU TANGKIS
Bulu tangkis
merupakan permainan olahraga yang menggunakan alat berbentuk raket untuk
memukul kok untuk dipukul melewati atas net yang membatasi tengah - tengah
lapangan. Permainan ini dapat dilakukan oleh satu orang (single) atau dua orang
(double). Berbagai pendapat mengatakan bahwa permainan bulu tangkis berasal
dari Inggris. Pada awalnya, permainan ini dimainkan di suatu tempat yang
bernama badminton, sejak itulah permainan ini diberi nama badminton.
Sedangkan kok (shuttlecock) dengan raket dari papan sebagai pemukulnya, merupakan permainan kuno. Permainan buku tangkis modern mungkin diciptakan di Badminton House di Gloucestershire (sekarang nama daerahnya: Avon, Inggris) pada tahun 1870-an. Ada sejarah lain yang mengatakan bahwa bulu tangkis juga dimainkan leh para perwira Angkatan Darat Inggris di India pada kira-kira waktu yang sama dan sepertinya juga berawal dari sana.
Kejuaraan bulu tangkis internasional beregu putra pertama kali memperebutkan piala bergilir dari sir George Thomas pada tahun 1949. Kejuaraan ini diadakan 4 tahun sekali dan dinamakan "Thomas Cup". Kejuaraan Thomas Cup masih tetap berlangsung setiap 4 tahun sekali sampai saat ini. Sedangkan kejuaraan bulu tangkis internasional untuk putri pertama kali dilaksanakan pada tahun 1975 dan memperebutkan piala bergilir dari Mrs. H. S. Uber sehingga dinamakan kejuaraan Uber Cup. Sama seperti kejuaraan Thomas Cup, kejuaraan Uber Cup ini juga dilaksanakan setiap 4 tahun sekali dan masih terus dilaksanakan sampai saat ini.
Permainan bulu tangkis mulai dikenal di Indonesia sebelum tahun 1950-an. Seiring dengan pesatnya perkembangan bulu tangkis di Indonesia, beberapa perkumpulan menyepakati untuk mendirikan suatu organisasi yang disingkat PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) yang didirikan pa da tanggal 15 Mei 1951
Sedangkan kok (shuttlecock) dengan raket dari papan sebagai pemukulnya, merupakan permainan kuno. Permainan buku tangkis modern mungkin diciptakan di Badminton House di Gloucestershire (sekarang nama daerahnya: Avon, Inggris) pada tahun 1870-an. Ada sejarah lain yang mengatakan bahwa bulu tangkis juga dimainkan leh para perwira Angkatan Darat Inggris di India pada kira-kira waktu yang sama dan sepertinya juga berawal dari sana.
Kejuaraan bulu tangkis internasional beregu putra pertama kali memperebutkan piala bergilir dari sir George Thomas pada tahun 1949. Kejuaraan ini diadakan 4 tahun sekali dan dinamakan "Thomas Cup". Kejuaraan Thomas Cup masih tetap berlangsung setiap 4 tahun sekali sampai saat ini. Sedangkan kejuaraan bulu tangkis internasional untuk putri pertama kali dilaksanakan pada tahun 1975 dan memperebutkan piala bergilir dari Mrs. H. S. Uber sehingga dinamakan kejuaraan Uber Cup. Sama seperti kejuaraan Thomas Cup, kejuaraan Uber Cup ini juga dilaksanakan setiap 4 tahun sekali dan masih terus dilaksanakan sampai saat ini.
Permainan bulu tangkis mulai dikenal di Indonesia sebelum tahun 1950-an. Seiring dengan pesatnya perkembangan bulu tangkis di Indonesia, beberapa perkumpulan menyepakati untuk mendirikan suatu organisasi yang disingkat PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) yang didirikan pa da tanggal 15 Mei 1951
Tidak ada komentar:
Posting Komentar